10 Contoh Akomodasi – Beserta Bentuk dan Penjelasannya [LENGKAP]
4 mins read

10 Contoh Akomodasi – Beserta Bentuk dan Penjelasannya [LENGKAP]


Contoh Akomodasi – Berikut ini contoh berbagai bentuk penyelesaian atau akomodasi konflik dalam kehidupan sehari-hari. Akomodasi dapat dilihat sebagai bentuk penyelesaian konflik.

Namun salah satu definisi umum yang umum disampaikan adalah upaya adaptasi kawasan sepi untuk menciptakan keseimbangan interaksi sosial.

Akomodasi ini merupakan salah satu bentuk interaksi sosial asosiatif. Bentuk akomodasinya bermacam-macam. Kami mengidentifikasi setidaknya sepuluh jenis akomodasi.

Tidak disarankan untuk mengingat semua definisi ini, karena akan segera terlupakan. Kami sangat menyarankan Anda membiasakan diri dengan contoh akomodasi.

Sebelum saya memberikan contoh, di sini saya ingin menjelaskan bahwa akomodasi dapat dipahami dari dua sudut pandang.

Pertama sebagai syarat, kedua sebagai proses. Artinya kondisinya adalah keseimbangan antara interaksi sosial dengan nilai dan norma sosial.

Sedangkan proses adalah upaya individu atau kelompok untuk mengurangi atau menyelesaikan ketegangan, konflik atau konflik. Di bawah ini saya jelaskan contoh akomodasi dan bentuk-bentuknya.

Contoh dan Bentuk Akomodasi

contoh akomodasi

1. Pemaksaan

Suatu bentuk akomodasi dimana pihak yang kuat mendominasi pihak yang lemah. Misalnya perbudakan. Perbudakan adalah kekuasaan seorang budak atas tuannya, yang sering kali melibatkan kekerasan fisik. Bahkan budak pun tidak bisa menentang perintah tuannya.

Bentuk tempat tinggal pada perbudakan, misalnya, adalah seorang tuan yang memerintahkan budaknya untuk membuat kandang.

Budak tersebut tidak dapat menahannya, akhirnya ia membangun sangkar karena tidak ingin berdebat dan berkonflik dengan tuannya.

2. Kompromi

Suatu bentuk akomodasi di mana pihak-pihak yang berkonflik mengurangi tuntutan relaksasi. Misalnya saja seorang polisi yang melakukan operasi tanpa surat perintah. Saat memberhentikan supir dan meminta uang, sang supir mau memberi ketenangan, asalkan hanya seratus ribu rupiah.

Polisi tidak mau karena kurang. Sopir mengancam akan mendatangi atasannya karena polisi rupanya tidak memiliki surat perintah.

Ujung-ujungnya polisi hanya meminta uang lima puluh ribu rupiah dan sang sopir memberikan uang tersebut dan tidak melaporkannya kepada atasannya.

3. Arbitrase

Bentuk kompromi dengan bantuan pihak ketiga. Misalnya seorang penggemar sepak bola bertengkar dengan salah satu klub idolanya karena marah karena klubnya kalah terus.

Awalnya mereka hanya saling ejek saat bertemu di jalan. Pemain dianggap tidak kompeten dan hanya menjadi penonton.

Dengan demikian, perselisihan berujung pada perkelahian dan ancaman. Konflik kedua pihak akhirnya terselesaikan setelah manajemen klub menyatukannya.

Pimpinan klub berkomentar dan meminta keduanya saling memaafkan. Klub ini dikelola oleh pihak ketiga.

4. Mediasi

Merupakan bentuk arbitrase, namun pihak ketiga bersifat netral. Dengan kata lain, keputusan ada di tangan pihak-pihak yang berkonflik.

Contoh yang bisa diberikan di sini misalnya adalah versi lain dari contoh sebelumnya dimana manajemen klub bersifat netral.

Pemain dan penggemar yang bertikai ditanya apakah mereka ingin terus mengancam atau mengakhiri satu sama lain.

5. Konsiliasi

Suatu bentuk akomodasi yang memenuhi harapan pihak-pihak yang berkonflik untuk mencapai kesepakatan. Misalnya fans berhenti menonton karena klub masih kalah.

Selanjutnya, manajemen tim mengundang para pemain untuk bertemu dengan perwakilan penggemar untuk mengakhiri pemogokan.

6. Toleransi

Suatu bentuk akomodasi yang terjadi secara spontan atau tidak direncanakan. Misalnya saja ketika bulan puasa di negara yang mayoritas penduduknya beragama islam maka masyarakat disana yang tidak berpuasa tidak makan di luar, hal ini merupakan bentuk toleransi terhadap umat islam yang berpuasa.

Ketika Natal tiba, seseorang yang tidak merayakannya mengundang orang lain untuk merayakan Natal tanpa mengganggunya.

7. Kebuntuan

Suatu bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang berkonflik mempunyai kekuasaan yang relatif seimbang, sehingga perselisihan terselesaikan secara otomatis.

Misalnya saja di Eropa, perselisihan antara blok Barat dan Timur terjadi secara spontan karena kekuatan mereka relatif seimbang.

Konflik juga bisa disebabkan oleh kelelahan akibat konflik yang berkepanjangan tanpa ada pemenang dan pecundang.

8. Ajudikasi

Yang merupakan bentuk penyelesaian secara yudisial. Misalnya saja konflik keluarga beberapa artis ternama yang diguncang perselisihan sehingga proses penyelesaiannya harus dibawa ke pengadilan. Keputusan pengadilan menentukan bagaimana perselisihan diselesaikan.

9. Perpindahan

Suatu bentuk penempatan yang mengalihkan perhatian kedua belah pihak yang berkonflik. Misalnya saja invasi Amerika dengan dukungan Inggris ke Timur Tengah dalam rangka perang melawan terorisme.

Senjata pemusnah massal Irak adalah kedok invasi. Yang sebenarnya terjadi adalah kepentingan geopolitik mendominasi minyak. Perselisihan berakhir setelah senjata pemusnah massal terbukti fiktif dan minyak berhasil diperoleh.

10. Konversi

Suatu bentuk penugasan dimana salah satu pihak menerima posisi pihak lain untuk meredakan konflik. Misalnya, keluarga mempelai wanita yang awalnya tidak setuju dengan pernikahan putranya, akhirnya menyetujuinya demi kepentingan putranya.

Keluarga pihak laki-laki sejak awal menyetujui keduanya, namun kesepakatan baru tercapai setelah keluarga pihak perempuan mengubah permintaan mereka dari tidak menyetujui menjadi menyetujui.

Sepuluh contoh akomodasi di atas kami tulis sebagai referensi bagi pembaca yang sedang mencari contoh akomodasi. Istilah akomodasi dalam sosiologi tidak sama dengan akomodasi dalam dunia travelling ya guys. hehehe

Dalam sosiologi, akomodasi merupakan bagian dari interaksi sosial-asosiatif. Dalam dunia travelling, itu adalah biaya hidup saat traveling.

Ingat, jangan terbalik!!!

Baca Juga:



Contoh Soal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *