5 Pola Aliran Sungai Beserta Penjelasan & Gambarnya
Pola Aliran Sungai – Sungai adalah penampakan permukaan bumi berupa air yang mengalir, ternyata mempunyai banyak pola aliran.
Pola aliran sungai jenis ini terlihat dari aliran sungai atau arah aliran air sungai yang akhirnya bermuara ke laut. Beberapa jenis pola aliran adalah sebagai berikut:

1. Pola Aliran Dendritik


Pola aliran sungai yang pertama adalah pola aliran dendritik.
Jika kita mengamati penampang daun beserta uratnya, kita akan melihat pola aliran sungai tersebut.
Ya, pola aliran aliran dendritik ini mirip dengan penampang daun. Jadi kita akan melihat bahwa sungai utama ini mempunyai cabang-cabang yang mengalir ke segala arah.
Secara umum pola aliran sungai tersebut dikendalikan oleh litologi yang homogen. Model aliran sungai ini mempunyai diagram aliran yang dikendalikan oleh batuan.
Diagram alir ini didefinisikan sebagai panjang aliran per satuan luas. Misalnya, sungai yang berkembang biak di batuan yang kurang tahan erosi akan membentuk jaringan cacing yang padat, dan membentuk struktur aliran yang lemah pada batuan yang tahan erosi.
Ketahanan batuan terhadap erosi sangat mempengaruhi proses pembentukan daerah aliran sungai, yaitu batuan yang tidak tahan lebih mudah terkikis dan membentuk saluran sungai.
2. Pola Aliran Radial


Di sebelah pola aliran sungai terdapat pola aliran radial. Seperti namanya, pola aliran radial merupakan pola aliran yang merambat ke segala arah.
Sehingga sungai yang mempunyai pola sungai ini mempunyai pusat yang menyebarkan sungai ke segala arah. Contohnya adalah mata air pegunungan yang menyebarkan air ke segala arah.
Contoh lain yang mengikuti pola aliran radial adalah kawah atau magma di gunung.
Model magma ini tercipta setelah terbentuknya permukaan bumi yang cembung yang menjadi sumber aliran yang dihasilkan. Pola aliran aliran radial juga dapat ditemukan pada bentuk kubah.
3. Pola Aliran Radial Sentripetal


Pola aliran selanjutnya adalah pola aliran radial sentripetal. Model aliran ini disebut radial, kecuali ada aliran sentripetal lain.
Meski namanya sama, namun pola aliran ini merupakan kebalikan dari pola aliran radial.
Jika pada aliran sungai radial, mata air sebenarnya cembung dan memanjang ke segala arah, maka mata air pada aliran radial sentripetal justru bergerak ke satu arah.
Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pola aliran rekomposisi aliran sentripetal ini mengalir ke suatu titik yang misalnya mengarah ke cekungan besar atau depresi.
Daerah khas aliran tersebut biasanya terletak di Amerika Serikat bagian barat dan barat laut.
Pola aliran ini dapat berkembang menjadi pola cincin. Model berbentuk cincin sendiri merupakan model yang mula-mula berupa aliran radial, kemudian aliran berurutan, aliran berikutnya, dan aliran berikutnya.
4. Pola Aliran Persegi Panjang


Persegi Panjang Secara umum sungai dengan pola aliran persegi panjang dikendalikan oleh struktur geologi seperti sesar dan gangguan.
Sungai dengan pola aliran persegi panjang biasanya muncul pada struktur batuan magmatik.
Aliran dengan pola aliran persegi panjang biasanya dimodelkan lurus ke arah sesar.
Ciri-ciri sungai dengan pola aliran ini adalah bentuk sungainya vertikal dan merupakan kumpulan saluran air yang mengikuti model struktur geologi.
Pola aliran persegi panjang ini umumnya berkembang pada batuan tahan erosi dengan spesies yang hampir seragam, namun dikendalikan oleh dua arah yang terputus-putus pada sudut normal.
Cabang-cabang aliran ini umumnya membentuk sudut tumpul dengan aliran utama atau main stream.
5. Pola Aliran Teralis


Pola Aliran Teralis biasa dikenal dengan istilah pagar. Benar sekali, sesuai dengan namanya pola sungai Sungai Teralis merupakan sungai yang aliran sungainya menyerupai pagar yang dikendalikan oleh struktur geologi berupa lipatan sinklin dan antiklin.
Sungai dengan pola aliran kisi-kisi dicirikan oleh sekelompok saluran air yang membentuk pola sejajar yang mengalir menuju lereng dan tegak lurus terhadap saluran utama. Saluran utama pada aliran ini biasanya berjalan searah dengan sumbu lentur.
Pola aliran grid ini berisi gabungan aliran sekuensial dan aliran yang sudah ada. Pola aliran kisi ini juga dapat terbentuk di sepanjang lembah paralel di pegunungan yang melengkung.
Di wilayah ini banyak sungai yang mengalir melalui lembah dan bermuara pada saluran-saluran utama yang akhirnya bermuara ke muara.
Itulah penjelasan pola aliran sungai yang perlu kita ketahui. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda.
Baca Juga: