Memahami Teknik Membaca Flash dengan Memanfaatkan Alam Bawah Sadar
4 mins read

Memahami Teknik Membaca Flash dengan Memanfaatkan Alam Bawah Sadar


Memahami Teknik Membaca Flash

Teknik Membaca Flash Menggunakan Pikiran Bawah Sadar– Membaca satu halaman dalam satu detik adalah sesuatu yang mungkin sulit dilakukan oleh kebanyakan orang. Teknik ini pertama kali ditemukan oleh Agus Setiawan. Teknik membaca ini dikenal dengan istilah flash reading, flash reading merupakan teknik baru dalam dunia membaca.

Teknik ini berbeda dengan teknik membaca biasa, membaca cepat dilakukan dengan merekam bacaan tersebut di pikiran bawah sadar. Artinya ingatan yang tersimpan lebih tahan lama dibandingkan membaca dengan teknik biasa yang menggunakan pikiran sadar.

Teknik ini dirancang agar pembaca cepat dapat membaca dan memahami buku satu halaman hanya dalam satu detik. Membaca cepat menggunakan teknik dimana informasi yang diperoleh langsung dimasukkan ke dalam pikiran bawah sadar yang mampu menyimpan kebiasaan, memori jangka panjang, keterampilan, keyakinan dan karakter. Dengan teknik membaca cepat, kita dapat memahami keseluruhan isi sebuah buku dalam waktu kurang dari lima menit. Ada beberapa langkah untuk mengembangkan kemampuan tersebut, seperti:

Kondisi Jenius

Kondisi Jenius Membaca Cepat merupakan kondisi membaca dengan menggunakan pikiran bawah sadar. Sedangkan pikiran bawah sadar identik dengan gelombang alfa. Kondisi jenius bisa kita manfaatkan untuk memudahkan pikiran mencapai gelombang alfa. Gelombang alfa adalah gelombang frekuensi jantung yang tulus. Dengan demikian, jika pikiran sudah masuk ke dalam gelombang hati yang ikhlas, maka ilmu akan cepat diterima oleh otak. Pada tahap ini keadaan pikiran harus senyaman mungkin.

Penglihatan Mata Reseptif

Mata manusia sebenarnya mempunyai kemampuan super. Sel mata pada manusia terdiri dari sel batang dan sel kerucut. Pikiran bawah sadar (yang mempunyai hubungan dengan sel kerucut) dapat merekam objek dengan sangat dekat dan masuk ke dalam pikiran manusia tanpa melalui pikiran sadar. Hal inilah yang akan dikembangkan untuk teknik membaca kilat. Karena objek yang akan kita scan adalah sebuah buku, maka kita harus mengaktifkan Receptive Eye View ke dalam buku tersebut.

Posisikan buku seolah-olah Anda sedang membaca buku seperti biasanya. Fokuskan arah mata sedikit keluar dari atas buku, namun missnya tetap simetris ke kanan dan kiri buku. Dan meskipun mata Anda tidak terfokus pada buku tersebut, usahakan agar buku tersebut tetap terlihat oleh mata Anda. Jika cara ini dilakukan dengan benar maka buku akan terlihat seperti ada gelembung kertas di tengah-tengah buku antara halaman kanan dan kiri buku. Itu adalah halaman imajiner, hasil dari kamu mengaktifkan Penglihatan Mata Reseptif terhadap buku.

Teknik membaca kilat

Afirmasi

Afirmasi adalah memberikan sugesti positif kepada pikiran manusia. Sebenarnya ini berlaku untuk semua hal, bukan hanya untuk Quick Reading. Setiap manusia yang ingin melakukan sesuatu harus optimis dalam mencapai tujuan tersebut. Jika tujuan membaca adalah untuk menjaga ingatan jangka panjang atas apa yang Anda baca dengan sempurna, maka bisikkan afirmasi tersebut dengan tenang.

Baca Petir

Membaca kilat merupakan tahapan yang paling krusial dalam teknik membaca kilat, yaitu melakukan pembacaan kilat itu sendiri. Saat Penglihatan Reseptif dan kita masih melihat halaman imajiner dalam buku, pertahankan terus halaman imajiner tersebut lalu buka buku halaman demi halaman. Lakukan hal ini terus menerus hingga buku selesai dibaca.

Tutup buku

Tutuplah setelah Anda selesai membolak-balik bukunya, tutup saja bukunya tanpa ragu-ragu. Percayalah bahwa sel induk mata telah berhasil memasukkan informasi ke pikiran bawah sadar Anda.

Afirmasi dan Visualisasi

Setelah Afirmasi dan Visualisasi dibaca, kita perlu melakukan afirmasi untuk memperkuat dan menegaskan kembali bahwa sel kerucut mata telah bekerja dengan baik dalam menyimpan informasi dalam memori jangka panjang. Berikut contoh kalimat afirmasi setelah selesai membaca: “Ingatan jangka panjang saya telah menyerap semua informasi yang saya perlukan dan memprosesnya. Pikiran dan tubuh saya akan berkomunikasi kepada saya ketika saya membutuhkan informasi ini secara sadar atau tidak sadar.”

Setelah selesai, maka dilanjutkan dengan visualisasi. Kemudian visualisasikan bahwa semua informasi tertentu memasuki pikiran Anda secara sistematis dan tersusun rapi di kepala Anda. Jadi bisa diakses kembali.

Tidur tidur

Sebab pada saat kita tidur kita akan mengalami proses inkubasi atau pengendapan. Segala informasi yang telah ditentukan perlu disimpan dalam pikiran.

Terapkan setelah bangun tidur

Quick Reading bisa langsung kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Ketika kita dihadapkan pada situasi yang berkaitan dengan apa yang telah kita baca, kita akan dapat mengalami kembali apa yang telah kita baca sebelumnya, seperti ‘deja vu’. Dan sangat penting dari membaca bahwa semua pengalaman akan ditemukan.

Demikian penjelasan mengenai Teknik Membaca Flash Menggunakan Alam Bawah Sadar Semoga bermanfaat bagi pembaca JelajahInternet.Com semuanya 😀

Mungkin dibawah ini yang anda cari



Contoh Soal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *