Cara Menghitung Rumus HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir)
3 mins read

Cara Menghitung Rumus HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir)


Rumusrumus.com Kali ini kita akan membahas HPHT yang merupakan singkatan dari hari pertama haid terakhir yang meliputi rumus dan pengertian HPHT beserta contoh dan penjelasan cara menghitung HPHT dan usia kehamilan melalui USG dan dari tinggi puncak rahim. . Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini.

Pengertian HPHT

HPHT adalah singkatan dari Hari Pertama Haid Terakhir, yaitu hari pertama datangnya haid pada bulan terakhir sebelum ibu tidak haid lagi.

HPHT berkaitan dengan HPL atau Hari Perkiraan Lahir, umumnya disebut juga HTP (Tafsiran Hari Lahir)

rumus HPHT
rumus HPHT

rumus HPHT

Tulis tanggal, bulan, dan tahun HPHT dengan menggunakan angka

Untuk hari tambahan 7
Untuk bulan dikurangi 3
untuk tahun tambahan 1.

Contoh

Tulis HPHT menggunakan angka
10-10-2013
Kemudian tulis rumus ini di bawah +7 -3 +1

10 10 2013 (10 Oktober 2013)
+7 -3 +1 ( RUMUS )
Hasil: 17 7 2014
Jadi HPLnya tanggal 17 Juli 2014 ya Bund..

Bagaimana jika bulannya tidak bisa dikurangi 3?
Misalnya HPHT tanggal 5 Januari 2014
Metodenya:
Tuliskan HPHT dan rumus dibawah HPHT seperti contoh di atas!

5 1 2014
+7 -3 +1

Untuk tanggal dijumlahkan seperti biasa, karena bulan 1 tidak bisa dikurangi 3, artinya harus meminjam tahun (2014-1). Karena anda meminjam 1 tahun (12 bulan), berarti untuk bulan januari anda bisa menambahkan 12 bulan (1+12), yaitu sama dengan 13. Perhitungannya seperti ini:
5 (1+12) (2014-1)
+7 -3 +1

Jadi:
5 13 2013
+7 -3 +1
Hasil: 12 10 2014
Kemudian HPL pada 12 Oktober 2014

Rumus HPL

Setelah mengetahui HPHT maka rumus perhitungan HPLnya adalah:

HPL= HPHT + 7 hari – 3 bulan

Misalnya saat Syifa hamil, HPHT tanggal 26 November.
Jadi HPL = 26+7= 3 Desember
lalu dikurangi 3 bulan = 3 September.

Menghitung Usia Kehamilan dengan Pemeriksaan USG

Menghitung usia kehamilan menggunakan USG (USG) dinilai paling akurat dibandingkan metode lainnya. Tingkat akurasi perhitungan dengan USG mencapai 95 persen. Saat ini pemeriksaan dengan menggunakan alat USG sudah semakin canggih dan tersedia dalam pilihan 2, 3 dan 4 dimensi.

Pemeriksaan USG dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

  1. USG transvaginal biasanya dilakukan pada awal kehamilan melalui jalan lahir, untuk memastikan keberadaan kantung janin dan letak janin.
  2. USG transabdominal Hal ini dilakukan melalui dinding perut saat rahim membesar, untuk melihat gambaran dan pergerakan janin dengan lebih jelas.

Untuk mendapatkan hasil perhitungan yang akurat, lakukan pemeriksaan USG pada usia kehamilan antara minggu ke 8 hingga ke 18. Perhitungannya dilakukan dengan cara:

  • Mengukur diameter kantung kehamilan (usia kehamilan 6-12 minggu)
  • Ukur panjang janin dari kepala hingga bokong (usia kehamilan 7-14 minggu)
  • Mengukur lingkar kepala janin (usia kehamilan di atas 12 minggu)

Menghitung Usia Kehamilan dari Tinggi Puncak Rahim

Cara ini dilakukan dengan menghitung jarak tulang kemaluan hingga puncak rahim (fundus uteri) yang menonjol dari perut.

Perhitungan dapat dilakukan dengan menggunakan pita pengukur (bila usia kehamilan melebihi 22-24 minggu) atau pemeriksaan palpasi (perabaan). Meski terkesan sederhana, namun cara ini akurat jika digunakan oleh dokter spesialis kandungan atau bidan untuk memperkirakan usia kehamilan.

Angka yang dihitung dari jarak tulang kemaluan dengan puncak rahim juga menunjukkan usia kehamilan. Misalnya setelah diukur, jarak tulang kemaluan dengan puncak rahim sekitar 28 cm. Artinya saat ini usia kehamilan sudah mencapai 28 minggu. Jarak yang semakin jauh menandakan usia kehamilan semakin tua dan mendekati HPL.

Rumus menghitung masa subur wanita

rumus : (jumlah siklus haid : 2) +/- 2 hari.

Banyaknya siklus haid wanita pada umumnya adalah 28 hari, jadi (28:2) +/- 2 hari = hari ke 12-16. Ada yang menghitung dari hari pertama haid terakhirnya, namun ada juga yang menghitung mundur dari perkiraan haid berikutnya.

Misal bulan ini hari pertama haid Anda adalah tanggal 1, maka masa subur Anda menurut cara pertama adalah antara tanggal 12-16. Sedangkan untuk cara yang kedua, perkirakan datangnya haid pada tanggal 29, sehingga masa subur dihitung mundur 14 hari dari tanggal 29 yaitu tanggal 13-17.

Demikianlah materi cara menghitung HPHT yang benar beserta contoh perhitungannya. Semoga bermanfaat

Baca Juga:



Contoh Soal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *