Bunyi Hukum Faraday 1 dan 2, serta Rumus Faraday
3 mins read

Bunyi Hukum Faraday 1 dan 2, serta Rumus Faraday


Hukum Faraday Kedengarannya – Pengertian Hukum Faraday merupakan hukum yang menyatakan bahwa terdapat hubungan antara jumlah listrik yang digunakan dengan massa zat yang dihasilkan pada proses elektrolisis baik pada katoda maupun anoda, dan teori Faraday sering juga disebut dengan Teori Kuantitatif Elektrolisis. Adapun Hukum Faraday pertama kali diperkenalkan oleh ilmuwan asal Inggris yang berjuluk Bapak Listrik, Michael Faraday, pada tahun 1834.

Sekilas tentang Bapak Listrik Michael Faraday, Penemu Hukum Satu Faraday dan Hukum Dua Faraday, adalah seorang Ilmuwan Fisika dan Kimia yang berasal dari Inggris dan lahir di Newington Butts City (Inggris) pada tanggal 22 September 1791 dan meninggal di Hampton Court (Inggris) pada tanggal 25 Agustus 1867 Lalu. Selain terkenal dengan Hukum Faraday, Michael Faraday juga terkenal dengan Efek Faraday, Elektrokimia, Hukum Elektrolisis Faraday, Paradoks Faraday, Gelombang Faraday dan Efek Efisiensi Faraday.

Kemudian kembali ke Hukum Faraday, Michael Faraday, sebelum menemukan Teori Hukum ini, telah melakukan pengamatan tentang peristiwa Elektrolisis melalui berbagai eksperimen yang dilakukannya (Michael Faraday). Dalam proses pengamatannya ia menemukan bahwa arus listrik searah yang mengalir ke dalam larutan elektrolit menyebabkan perubahan kimiawi dalam larutan dan ia menemukan hubungan antara massa yang diendapkan dan arus listrik. Hubungan ini dikenal sebagai Hukum Faraday.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini kami selaku penulis Rumus online yang membahas tentang Matematika, Fisika dan Kimia akan menjelaskan lebih detail tentang Hukum Faraday dan Rumus yang telah ditulis beserta Contoh Soal Hukum Faraday. Hal ini tentunya bertujuan agar anda sebagai pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia dapat memahami dan memahami teori dan bunyi Hukum Faraday secara lebih detail.

hukum faraday 1 dan 2 berbunyi

Hukum Faraday 1 menyatakan, “Massa zat yang dilepaskan dan dihasilkan dalam suatu elektroda pada saat elektrolisis berbanding lurus dengan jumlah (muatan) listrik yang ditransfer ke elektroda tersebut. Jadi besarnya listrik adalah muatan listrik yang mempunyai satuan Coulomb (C). ).

Kemudian untuk Hukum Faraday 2 berbunyi, “Jika jumlah muatan listrik yang sama diberikan pada dua elektroda atau lebih, maka massa zat yang dilepaskan (dihasilkan) pada elektroda-elektroda tersebut berbanding lurus dengan berat ekuivalen (e) unsur tersebut.

Rumus Faraday (Rumus Hukum Faraday)

Maka rumus Faraday adalah m = (Q/F) (M/z) dan penjelasan lengkapnya di bawah ini:

m adalah massa zat yang dibebaskan atau diproduksi

Q adalah jumlah muatan listrik yang dilewatkan oleh zat tersebut

F adalah setting atau Konstanta Faraday

M adalah Massa Molar Zat

z adalah jumlah valensi ion suatu zat (elektron yang ditransfer per ion).

Perlu anda ketahui bahwa dalam Hukum I Faraday dinyatakan bahwa M, F dan z adalah konstan sehingga semakin besar nilai Q maka m juga akan semakin besar. Sedangkan Hukum Kedua Faraday menyatakan Q, F dan z adalah konstan sehingga semakin besar M/z (Massa Ekuivalen) maka m juga akan semakin besar.

Contoh Soal dan Jawaban Hukum Faraday

Sebuah benda logam yang dilapisi tembaga dimasukkan ke dalam larutan CuSO4. Pertanyaannya berapa massa tembaga yang akan dihasilkan jika arus sebesar 0,22 A mengalir melalui sel selama hampir 1,5 jam (90 menit) ????

Jawabannya

Muatan listrik yang dilewatkan sel adalah

(0,22 A) x (5400 detik) = 1200 C

atau dapat ditulis dengan

(1200 C) + (96599 cF´¹) = o,012 F

Karena reduksi 1 mol ion CU² memerlukan penambahan 2 mol elektron, maka massa Cu yang dihasilkan adalah sebagai berikut

(63,54 g mol¹) (0,5 mol Cu/F) (0,012 F) = 0,39 g tembaga.

Jadi jawaban dari pertanyaan Berapa Massa Tembaga dari Contoh Rumus Faraday Soal diatas adalah 0,39 g tembaga.

Itulah pembahasan lengkap tentang Hukum Faraday, Rumus Dan Contoh Soalnya, tentunya semoga pembahasan kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda para pembaca yang merupakan pelajar indonesia. Lalu jika anda ingin mengetahui tentang hukum fisika lainnya seperti Hukum Archimedes Dan Hukum Gerak Newton Jadi kalian bisa langsung cek dan simak ulasannya karena kami sudah membahas dan menulisnya secara lengkap juga.



Contoh Soal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *