Klasifikasi Jamur Terlengkap – GuruPendidikan.Com
3 mins read

Klasifikasi Jamur Terlengkap – GuruPendidikan.Com


Klasifikasi Jamur

Klasifikasi Jamur Terlengkap – Jamur diklasifikasikan berdasarkan struktur tubuh dan cara produksinya menjadi 4 divisi, yaitu:

  1. Zygomycota
  2. Ascomycota
  3. Basidiomycota
  4. Deuteromycota
cetakan

Zygomycota

Jamur ini disebut Zygomycota karena membentuk badan spora berdinding tebal yang disebut Zigospora.

Zigospora merupakan hasil peleburan sempurna antara dua gametangium yang sama atau berbeda.
Zygomycota hidup di darat, di tanah atau di sisa-sisa organisme mati. Zygomycota merupakan kelompok utama yang penting dalam pembentukan mikoriza. Anggota Zygomycota sebagian besar adalah jamur yang hidup sebagai saprofit.

  • Struktur tubuh.
    Zygomycota punya miselium yang mempunyai banyak cabang dan tidak membelah, bersifat senositik.
    miselium Rhizopus mempunyai 3 jenis yaitu :
    1. Stolon yaitu yang membentuk jaringan pada permukaan substrat.
    2.Rizoid yaitu yang menembus substrat dan berfungsi sebagai jangkar untuk menyerap makanan.
    3.Sporangiofor yaitu yang tumbuh tegak pada permukaan substrat dan mempunyai sporangium pada ujungnya.
  • Cara memperbanyak
    Zygomycota dapat bereproduksi secara aseksual dan seksual.
    secara teratur aseksual yaitu dengan spora nonmotil yang dihasilkan oleh sporangium, sedangkan seksual dengan konjungsi

Ascomycota

Ascomycota ditandai dengan thallus yang terdiri dari miselium terisolasi. Reproduksi seksual membentuk ascospora pada ascus, ada yang hidup sebagai Saproba dan ada pula yang hidup sebagai parasit. Reproduksi aseksual menghasilkan spora konidia yang terbentuk di ujung hifa khusus yang disebut konidiofor.

Macam-macam jenis ascus antara lain:

www.gurupendidikan.com/

  1. Hemiascomycetes.
    Kelompok jamur ini tidak membentuk ascocarp dan tidak mempunyai hifa. Tubuhnya terdiri dari sel-sel berbentuk bulat atau lonjong yang dapat bertunas atau bertunas sehingga dapat terbentuk rantai sel atau hima semu.
  2. Plektomicetes.
    plektomicetes merupakan takson kelas dalam ascomycota yang ditandai dengan adanya ascocarp berbentuk bola yang disebut cleistothecium, kelompok ini hidup sebagai saprobe, parasit atau hiperparasit.
    Jamur yang termasuk dalam kelas Plektomicetes :1. Aspergillus

    Aspergillus hidup sebagai saprob pada berbagai bahan organik.
    Jenis-jenis Aspergillus adalah:
    A. Aspergillus fumigatos merupakan parasit penyebab penyakit pada saluran pernafasan burung.
    B. Aspergillus Flavus merupakan produksi aflatoksin yang diduga menyebabkan kanker hati.
    C. Aspergilus Niger adalah penghasil asam sitrat.
    D. Aspergillus Oryzae, yang memecah pati dalam pembuatan minuman beralkohol.
    e. Aspergillus nidulans merupakan parasit pada telinga yang menyebabkan automikosis.
    F. Aspergilus Sojae yaitu untuk pembuatan kecap.2.penisilium.

    Jamur ini bersel banyak dan mempunyai miselium yang terisolasi.
    Penicillium banyak ditemukan pada bahan organik, yaitu:
    A. Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum yang menghasilkan antibiotik (Penisilin).
    B. Penicillium camemberti dan Penicillium requeforti, yang digunakan untuk meningkatkan kualitas keju.
    C. Penicillium italicum dan Penicillium digitatum, perusak buah jeruk bernama kapang biru dan hijau.
    D. Penicillium expansum menyebabkan apel membusuk di penyimpanan.
    e. Penicillium islandcu, yang merusak padi sehingga padi menguning.

  3. Basidiomycota.
    Basidiomycota mencakup sebagian besar spesies makroskopis dan sangat mencolok.
    Struktur tubuh Basidiomycota berupa hifa bersepta dengan sambungan penjepit.
    Cara memperbanyak.
    Daur hidup Basidiomycota dimulai dari pertumbuhan spora basidium atau pertumbuhan konidium.
  4. Deuteromycota.
    Deuteromycota ini disebut juga dengan “jamur tidak sempurna” atau jamur tidak sempurna. Ciri utama deuteromycota adalah reproduksi seksualnya tidak diketahui selama siklus hidupnya.
    Cara perkembangbiakannya secara aseksual dengan menghasilkan konidia atau menghasilkan hifa khusus yang disebut konidiofor.

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai klasifikasi jamur. Semoga bermanfaat bagi pembaca Gurupendidikan.com 🙂



Contoh Soal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *