Materi, Pengertian, Rumus, Contoh Soal
4 mins read

Materi, Pengertian, Rumus, Contoh Soal


Rumusrumus.com Kali ini kita akan membahas stoikiometri bahan senyawa kimia dasar keduanya pengertian stoikiometri, juga bukan jenis stoikiometri dan juga menjelaskan rumus stoikiometri dan contoh soal.

Memahami Stoikiometri

Stoikiometri dalam kimia, (kadang-kadang disebut stoikiometri reaksi untuk membedakannya stoikiometri komposisi) adalah ilmu yang mempelajari dan menghitung hubungan kuantitatif reaktan dan produk dalam reaksi kimia. Kata ini berasal dari bahasa Yunani stoikheion (elemen) dan dalam metrik (ukuran).

Stoikiometri didasarkan pada hukum dasar kimia, yaitu hukum kekekalan massa, hukum perbandingan tetap, dan hukum perbandingan berganda.

Stoikiometri gas adalah bentuk khusus, dimana reaktan dan produknya semuanya gas. Dalam hal ini, koefisien zat (yang menyatakan perbandingan mol dalam stoikiometri reaksi) juga menyatakan perbandingan volume antar zat yang terlibat.

Dasar-dasar stoikiometri larutan

Istilah “konsentrasi” suatu larutan mengacu pada jumlah zat terlarut yang dilarutkan dalam sejumlah pelarut atau sejumlah larutan tertentu. Konsentrasi suatu larutan dapat dinyatakan dalam molaritas. Molaritas (M) didefinisikan sebagai jumlah mol zat terlarut per liter larutan

Stoikiometri Dasar Gas Ideal

Volume molar, didefinisikan sebagai volume 1 mol entitas (atom, ion, molekul, satuan rumus) suatu materi. Satuan volume molar adalah L/mol.

stoikiometristoikiometri
stoikiometri

Jenis Stoikiometri

Stoikiometri Reaksi: Stoikiometri sering digunakan untuk menyetarakan persamaan kimia yang terdapat pada stoikiometri reaksi. Ini menggambarkan hubungan kuantitatif antara zat ketika mereka berpartisipasi dalam reaksi kimia. Pada contoh di atas, nitrogen dan hidrogen bereaksi membentuk amonia, reaksi stoikiometri menggambarkan perbandingan molekul nitrogen, hidrogen, dan amonia 1:3:2.

Stoikiometri Komposisi :ini menjelaskan hubungan kuantitatif (massa) antara unsur-unsur dalam suatu senyawa. misalnya, stoikiometri komposisi menggambarkan (massa) nitrogen dengan hidrogen yang digabungkan untuk membentuk amonia kompleks. yaitu 1 (satu) mol nitrogen dan 3 (tiga) mol hidrogen dalam setiap 2 mol amonia. Mol adalah satuan yang digunakan dalam kimia untuk jumlah suatu zat.

Stoikiometri Gas: adalah Tipenya stoikiometri yang berkaitan dengan reaksi yang melibatkan gas, dimana gas tersebut berada pada suhu, tekanan dan volume yang diketahui dan dianggap sebagai gas ideal. Untuk gas, perbandingan volume ideal sama dengan hukum gas ideal, namun perbandingan massa suatu reaksi harus dihitung dari massa molekul reaktan dan produk, dimana massa molekul adalah massa 1 (satu) molekul. dari zat tersebut. Gas ideal adalah gas teoritis yang terdiri dari sekumpulan partikel yang bergerak secara acak dan tidak berinteraksi yang mematuhi hukum gas ideal. Hukum gas ideal adalah persamaan keadaan gas ideal. Persamaan hukum gas ideal adalah PV = nRTdimana P adalah tekanan, dan V adalah volume dan T adalah suhu absolut, sedangkan n adalah mol gas dan R adalah konstanta gas universal.

Rasio Stoikiometri

Jumlah stoikiometri (perbandingan reagen) atau zat yang ditambahkan ke suatu sistem untuk menciptakan reaksi kimia adalah jumlah atau perbandingan yang, dengan asumsi bahwa hasil reaksi diselesaikan atas dasar berikut:

  • Tidak ada residu yang tersisa
  • Semua reagen dikonsumsi
  • Tidak ada defisit reagen

Reaksi hanya terjadi pada rasio stoikiometri

Stoikiometri bergantung pada hukum seperti hukum perbandingan tetap, hukum perbandingan berganda, dan hukum kekekalan massa.

Hukum kekekalan massa = Menggunakan hukum fisika seperti hukum kekekalan massa, yang menyatakan bahwa massa reaktan sama dengan massa produk, Stoikiometri digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang jumlah berbagai unsur yang digunakan dalam reaksi kimia, dan apakah unsur tersebut berbentuk gas , bentuk padat atau cair.

Hukum perbandingan tetap = Ini menyatakan bahwa senyawa kimia (zat yang terdiri dari 2 unsur atau lebih) selalu mengandung proporsi unsur yang sama (senyawa dengan satu jenis atom) berdasarkan massa.

Contoh Soal Stoikiometri

Suatu senyawa Propana terbakar dengan persamaan reaksi berikut:

C3H8+O2⟶H2O+CO2

Jika 200 g propana dibakar, hitunglah berapa banyak H2O yang harus terbentuk?

Solusi :

Setarakan persamaan reaksinya!

Hitung mol C3H8!
mol=m/Mr -> mol= 200 g/ 44 g/mol ->mol= 4,54 mol

Hitung perbandingan H2O : C3H8 -> 4:1

Hitung mol H2O dengan perbandingan 1 misalnya
mol H2O : 4 = mol C3H8 : 1
-> mol H2O : 4 = 4,54 mol : 1
-> mol H2O = 4,54 x 4= 18,18 mol

Konversi dari mol ke gram.
mol = m/Pak
m = mol x Pak
m = 18,18 mol x 18
m = 327,27 gram

Demikianlah materi pengertian dan rumusan stoikiometri beserta contoh soalnya, semoga bermanfaat…



Contoh Soal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *