Mengenal rumus matematika Helmholtz selengkapnya
3 mins read

Mengenal rumus matematika Helmholtz selengkapnya


Rumus Matematika Helmholtz – Dalam matematika dan fisika, persamaan Helmholtz yang dinamai menurut penemunya Hermann von Helmholtz adalah persamaan diferensial parsial ?2A + k2A = 0 dimana ? kuadrat adalah Laplacian, k adalah bilangan gelombang, dan A adalah amplitudo.

Persamaan Helmholtz sering muncul dalam kajian fisika yang melibatkan persamaan diferensial parsial dalam ruang dan waktu.

Persamaan Helmholtz mewakili suatu bentuk persamaan gelombang yang tidak tergantung waktu sebagai hasil penerapan teknik pemisahan variabel untuk mengurangi kompleksitas analisis.

Yang menarik dari rumus matematika rumit ini adalah tidak ada satu pun matematikawan atau ilmuwan di dunia yang mampu memecahkan solusinya hingga Dr Yogi Ahmad Erlangga, dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) datang. Warga negara Indonesia yang jenius ini berhasil memecahkan rumus matematika Persamaan Helmholtz setelah 30 tahun mengutak-atik para ilmuwan.

Berkat keberhasilannya tersebut, Erlangga kini menjadi incaran para pengusaha perminyakan, termasuk universitas kelas dunia yang meminta kuliah umum tentang penemuannya.

Menyelesaikan rumus matematika Helmholtz cukup sulit dan rumit. Dosen penerbangan ITB ini awalnya menyambut baik tantangan Shell, perusahaan minyak dunia yang berminat dengan formula tersebut.

Pasalnya, jika rumus tersebut bisa dipecahkan, mereka akan mampu seratus kali lebih cepat dan akurat dalam menemukan sumber minyak di perut bumi.

Hal ini tentunya akan sangat menghemat biaya eksplorasi minyak yang bisa memakan biaya hingga jutaan dollar, itupun belum ada kepastian hasilnya akan sesuai dengan yang diharapkan.

Setelah melakukan riset dengan menggunakan dana kurang lebih Rp 6 miliar dari Shell, Erlangga akhirnya bisa mengatasinya. Ingin mendedikasikan penemuannya untuk ilmu pengetahuan, Erlangga tidak tertarik untuk mematenkannya bahkan tidak mau menamakannya Persamaan Erlangga.

Alasannya cukup mulia, mematenkan penemuan-penemuan tersebut justru akan menghambat perkembangan ilmu pengetahuan maju mengenai formula-formula tersebut dan juga penerapannya di lapangan.

Beberapa industri yang dapat menerapkan rumus Helmholtz antara lain penerbangan, radar, kapal selam, cakram sinar biru, dan juga laser, serta ilmu-ilmu lain yang mempelajari gelombang elektromagnetik.

Dengan menyelesaikan rumus Helmholtz maka metode perhitungan menggunakan komputer akan lebih mudah dan cepat.

Dulu, komputer perusahaan minyak akan macet jika dihadapkan pada formula ini. Semuanya berpusat pada apa yang disebut persamaan Helmholtz. Memecahkan persamaan Helmholtz sangat penting dalam menafsirkan pengukuran akustik yang dilakukan saat mencari minyak.

Gelombang suara disalurkan ke dalam perut bumi dimana pantulannya kemudian direkam. Analisis data ini memungkinkan para spesialis menemukan cadangan minyak dengan sangat akurat dan cepat.

Sebelumnya pengukuran tersebut dilakukan hanya dengan menggunakan metode dua dimensi. Secara efektif, bumi disurvei sebagai rangkaian lapisan datar.

Namun perusahaan minyak lebih memilih menggunakan metode yang lebih cepat yang melibatkan blok tiga dimensi. Sampai saat ini, komputer mereka tidak cukup kuat untuk melakukan hal tersebut. Menyelesaikan persamaan Helmholtz membutuhkan kapasitas aritmatika yang sangat besar.

Sebagai bagian dari penelitian PhD-nya, Erlangga berhasil membuat metode perhitungan yang digunakan untuk menyelesaikan persamaan Helmholtz seratus kali lebih cepat.

Dan hal ini pada akhirnya memungkinkan perusahaan seperti Shell untuk menggunakan perhitungan 3D saat mencari minyak. Perusahaan minyak sangat antusias dan menyatakan minatnya untuk memanfaatkan temuan Erlangga.

Persamaan Helmholtz digunakan untuk menggambarkan berbagai jenis gelombang. Tidak hanya gelombang akustik seperti pada contoh minyak, tetapi juga gelombang elektromagnetik termasuk cahaya tampak, sinar biru, radar dan laser.



Contoh Soal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *