Pengertian Asam Lemak, Jenis, dan Rumus Asam Lemak
Rumusrumus.com Pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang pengertian asam lemak beserta sifat dan jenisnya, termasuk pengertian asam lemak dan juga jenis-jenis asam lemak beserta contohnya.
Memahami Asam Lemak
Dalam bidang kimia, khususnya di bidang kimia biokimia, asam lemak adalah asam karboksilat dengan rantai alifatik yang panjang, baik jenuh maupun tidak jenuh. Hampir semua jenis asam lemak alami memiliki rantai tidak bercabang dengan jumlah atom karbon genap, berkisar antara empat hingga dua puluh delapan. Asam lemak umumnya berasal dari trigliserida atau apa pun fosfolipid. Asam lemak merupakan sumber nutrisi bahan bakar yang penting bagi hewan karena ketika dimetabolisme akan menghasilkan ATP dalam jumlah besar. Banyak jenis sel yang dapat menggunakan glukosa atau asam lemak untuk kebutuhan ini. Asam lemak rantai panjang tidak dapat melewati sawar darah otak sehingga tidak dapat digunakan sebagai bahan bakar oleh sel-sel sistem saraf pusat. Namun, asam lemak rantai pendek bebas dan asam lemak rantai menengah dapat melintasi BBB, selain badan glukosa dan keton.

Jenis Asam Lemak
Asam lemak mempunyai ikatan rangkap karbon-karbon yang disebut juga dengan asam lemak tak jenuh, sedangkan asam lemak tanpa ikatan rangkap disebut dengan asam lemak jenuh. Panjangnya juga berbeda.
Panjang rantai asam lemak tidak bergantung pada apa pun
Panjang rantai asam lemak bervariasi, sering dikategorikan pendek hingga sangat panjang.
- Asam lemak rantai pendek (asam lemak rantai pendek, SCFA)adalah asam lemak dengan ekor alifatik yang memiliki jumlah karbon lima atau kurang (misalnya asam butirat)
- Asam lemak rantai sedang (asam lemak rantai menengah, MCFA), merupakan asam lemak dengan ekor alifatik yang memiliki nomor karbon 6 sampai 12, yang dapat membentuk trigliserida rantai sedang.
- Asam lemak rantai panjang (asam lemak rantai panjang, LCFA)adalah asam lemak dengan ekor alifatik 13 sampai 20 karbon.
- Asam lemak rantai sangat panjang (asam lemak rantai sangat panjang, VLCFA) adalah asam lemak dengan ekor alifatik 22 karbon atau lebih.
Asam lemak tak jenuh
Asam lemak tak jenuh mempunyai satu atau lebih ikatan rangkap antar atom karbon. (Pasangan atom karbon yang dihubungkan melalui ikatan rangkap juga dapat menjadi jenuh atom hidrogenmengubah obligasi rangkap menjadi obligasi tunggal. Oleh karena itu, ikatan rangkap disebut tak jenuh.)
Dua atom karbon dalam rantai yang terikat di sebelah ikatan rangkap dapat membentuk konfigurasi cis atau trans.


Asam lemak jenuh
Asam lemak jenuh tidak mempunyai ikatan rangkap. Oleh karena itu, asam lemak jenuh adalah asam lemak yang jenuh dengan hidrogen (karena ikatan rangkap mengurangi jumlah hidrogen pada setiap karbon). Tiap karbon dalam rantai mempunyai dua atom hidrogen (kecuali karbon omega di ujung yang mempunyai tiga hidrogen), karena asam lemak jenuh hanya mempunyai ikatan tunggal.


Asam lemak esensial
Asam lemak diperlukan dalam tubuh manusia tetapi tidak dapat dibuat dalam jumlah yang cukup substrat yang lain, dan karena itu harus diperoleh dari luar tubuh, disebut asam lemak esensial. Ada dua kelompok asam lemak esensial: yang pertama, yaitu asam lemak yang mempunyai ikatan rangkap tiga atom karbon dari ujung metil; dan yang kedua, yang memiliki ikatan rangkap enam atom karbon dari ujung metil.
Manusia tidak mempunyai kemampuan untuk membentuk ikatan rangkap pada asam lemak selain karbon 9 dan 10, dihitung dari sisi asam karboksilat. Dua asam lemak esensial adalah asam linoleat atau sering dipanggil asam linoleat dan asam asam alfa-linolenat yang sering disebutkan asam alfa-linolenat. Mereka kaya akan minyak nabati. Tubuh manusia memiliki kemampuan terbatas untuk mengubah ALA menjadi asam lemak omega-3 yang lebih panjang – asam eicosapentaenoate (asam eicosapentaenoic, EPA) Dan asam dokosaheksaenoat (asam docosahexaenoic, DHA)yang juga bisa didapat dari ikan.
Baca Juga: