Sel Tumbuhan – Struktur, Fungsi, Gambar Sel dan Jenis Jaringan
Rumusrumus.com Kali ini kita akan membahas sel tumbuhan yang meliputi pengertian sel tumbuhan dan fungsinya, serta penjelasan jenis jaringan yang meliputi struktur sel tumbuhan meliputi inti sel, membran inti, nukleoplasma, kromosom, kromatin dan juga nekleolus.
Memahami Sel Tumbuhan
Sel tumbuhan adalah bagian terkecil dari setiap organ tumbuhan.
Sel tumbuhan merupakan penggerak dari tumbuhan itu sendiri. Sel tumbuhan sangat berbeda dengan sel organisme eukariotik lainnya. Sel tumbuhan merupakan kelompok sel eukariotik, sel eukariotik merupakan kelompok sel yang mempunyai materi genetik (DNA) yang terbungkus dalam suatu membran.

Fungsi Sel Tumbuhan
- sebagai penyusun tubuh tumbuhan
- menggerakkan seluruh aktivitas dalam tubuh tumbuhan,
- berkaitan dengan proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan,
- pembawa sifat genetik pada tumbuhan, dan
- berkaitan dengan reproduksi tanaman
Jenis Jaringan
- Jaringan epidermis
Jaringan terluar yang menutupi tumbuhan - Sklerenkim
Dinding sekundernya tebal, menopang bagian tanaman yang tidak tumbuh. - Jaringan transportasi
berperan dalam transportasi dalam tubuh tumbuhan - Kolenkim
Dinding primernya tebal, menyatu untuk menopang bagian tanaman yang sedang tumbuh. - Jaringan dasar
melakukan fotosintesis, menyimpan makanan, dan struktur pendukung. - Parenkim
Dinding primer tipis, tidak memiliki dinding sekunder; dapat berkembang menjadi jaringan tanaman yang lebih terspesialisasi.
Struktur Sel Tumbuhan
Inti sel atau nukleus adalah organel sel pada sel eukariotik. Sel tumbuhan termasuk dalam kelompok sel eukariotik. Inti sel banyak mengandung materi genetik berupa DNA. Di dalam DNA, informasi genetik disimpan dalam bentuk polinukleotida.
Fungsi inti sel adalah mengendalikan segala macam aktivitas sel berdasarkan informasi genetik yang dibawa oleh DNA. Informasi genetik ini akan diwariskan ke generasi berikutnya. Jadi dapat dikatakan bahwa nukleus merupakan organel terpenting dalam suatu sel.
1. Membran Nuklir
Jika dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron, membran inti terdiri dari 2 membran yaitu membran luar dan membran dalam. Membran luar bersentuhan langsung dengan sitoplasma. Di antara kedua membran terdapat celah sempit yang disebut perinukleus atau ruang antar membran.


Fungsi membran inti adalah sebagai pintu yang menghubungkan nukleoplasma dan sitoplasma. Karena pada membran inti terdapat banyak pori-pori. Pori-pori ini memungkinkan molekul RNA dalam nukleoplasma keluar ke sitoplasma
2. Nukleoplasma
Nukleoplasma adalah cairan kental yang mengisi bagian dalam nukleus. Cairan ini terdiri dari asam nukleat (DNA dan RNA), protein dan garam mineral. DNA dan RNA merupakan bahan pembawa sifat genetik yang sebagian besar terdapat pada nukleoplasma. Jika kedua materi genetik ini bergabung dengan protein, maka disebut juga nukleoprotein.


Fungsi nukleoplasma adalah sebagai suspensi (cairan yang mengandung zat padat) bagi organel sel di dalam inti. Selain itu, nukleoplasma juga berfungsi mempertahankan bentuk inti dan sebagai media pengangkutan zat-zat yang dibutuhkan dalam inti.
3. Kromatin dan Kromosom
Kromatin jika diamati menggunakan mikroskop elektron tampak seperti butiran-butiran yang tersebar di dalam inti. Bila proses pembelahan kromatin tidak terlihat, hanya untaian kromosom saja yang terlihat. Istilah kromosom digunakan untuk menunjukkan kromatin yang berubah menjadi benang halus ketika sel membelah.


Fungsi kromatin adalah sebagai pembawa informasi genetik yang berguna untuk mengendalikan seluruh aktivitas sel. Hal ini karena kromatin tersusun atas DNA (16%), RNA (12%), dan nukleoprotein (72%).
4. Nukleolus
Nukleolus atau nukleus adalah organel sel yang terletak di dalam nukleus dan berukuran lebih besar dari kromatin. Susunan nukleolus sebagian besar terdiri dari benang-benang halus DNA.


Fungsi nukleolus adalah sebagai tempat berlangsungnya sintesis RNA. Di dalam nukleolus informasi genetik yang dibawa oleh DNA dipecah untuk menghasilkan rRNA. Molekul rRNA nantinya akan berfungsi sebagai penyusun organel ribosom di sitoplasma
Demikianlah penjelasan tentang sel tumbuhan, Semoga bermanfaat