Simbol Kimia dan Arti + Gambarnya
Rumusrumus.com Kali ini kami akan menjelaskan beberapa pengertian simbol kimia, sebagai ilmu untuk melindungi kita dari bahaya. Untuk membedakan bahan kimia berbahaya dan bahan kimia tidak berbahaya, diperlukan simbol universal khusus.
Simbol Simbol Kimia
Oleh karena itu, ada simbol atau biasa disebut dengan lambang bahan kimia berbahaya yang wajib diketahui agar kita terbebas dari hal-hal yang tidak diinginkan. Hal ini sangat penting, apalagi jika kita berada di laboratorium yang banyak terdapat benda-benda berbahaya dan bahan kimia bahkan dapat meledak.

Nama simbol: Iritasi
Lambang: Xi
Artinya: Bahan-bahan yang dapat menyebabkan iritasi, dan dapat menyebabkan luka bakar pada kulit atau gatal-gatal
Tindakan: Hindari kontak langsung dengan kulit.
Contoh: NaOH, C6H5OH, Cl2


Nama simbol: Berbahaya
Simbol : Xn
Artinya: Bahan yang dapat merusak kesehatan tubuh apabila bersentuhan langsung dengan tubuh
Tindakan : Jangan menghirup atau menelan dan hindari kontak langsung dengan kulit.
Contoh: Etilen glikol, Diklorometana.


Nama simbol : Beracun
Simbol: T
Artinya: Bahan tersebut beracun dan dapat menyebabkan penyakit serius atau bahkan kematian jika tertelan atau terhirup.
Tindakan : Jangan ditelan atau dihirup, hindari kontak langsung dengan kulit.
Contoh: Metanol dan Benzena.


Nama simbol : Sangat Beracun
Simbol: T+
Artinya: Bahan tersebut sangat beracun dan sangat berbahaya bagi kesehatan serta dapat menyebabkan sakit kronis bahkan kematian.
Tindakan : Hindari kontak langsung dengan tubuh dan sistem pernafasan.
Contoh: Kalium sianida, Hidrogensulfida, Nitrobenzena dan Atripin.


Nama simbol : Korosif
Simbol: C
Artinya: Bahannya bersifat korosif, mampu merusak jaringan hidup, dapat menyebabkan iritasi kulit, gatal-gatal
Tindakan: Hindari kontak langsung dengan kulit dan hindari benda logam.
Contoh: HCl, H2SO4, NaOH (>2%)


Nama simbol : Mudah terbakar
Artinya : Bahan kimia yang mempunyai titik nyala rendah, mudah tersulut oleh api, permukaan logam panas atau percikan api.
Tindakan : Jauhkan dari benda-benda yang berpotensi mengeluarkan api.
Misalnya: Minyak.


Nama simbol : Sangat Mudah Terbakar
Lambang: F
Artinya: Mudah terbakar dalam kondisi atmosfer biasa dan memiliki titik nyala rendah di bawah 21°C tetapi mudah terbakar jika terkena kelembapan.
Tindakan: Hindari sumber api, nyala api terbuka atau lompatan, dan hindari paparan pada kelembapan tertentu.
Misalnya: logam Aseton dan Natrium


Nama simbol : Sangat Mudah Terbakar
Simbol: F+
Artinya: Bahan yang sangat mudah terbakar. Berupa gas atau udara yang membentuk campuran yang mudah meledak dalam kondisi normal.
Tindakan: Jauhkan dari campuran udara atau sumber api.
Contoh: Dietileter (cair) dan Propana (gas).


Simbol nama : Peledak
Simbol :E
Artinya: Bahan kimia yang sangat mudah meledak karena panas atau percikan api, gesekan atau benturan.
Tindakan: Hindari paparan terhadap pukulan atau benturan, pemanasan, gesekan, api, dan sumber penyulut lainnya bahkan tanpa oksigen atmosfer.
Contoh : KClO3


Nama simbol: Pengoksidasi
Artinya: Bahan kimia yang bersifat pengoksidasi dapat menyebabkan kebakaran dengan menghasilkan panas ketika bersentuhan dengan bahan organik dan zat pereduksi.
Tindakan: Hindari panas dan zat pereduksi.
Contoh: Hidrogen peroksida dan kalium perklorat.
Lambang: O


Nama simbol : Berbahaya Bagi Lingkungan
Artinya : Bahan kimia yang sangat berbahaya bagi salah satu atau beberapa komponen lingkungan hidup. Dapat menyebabkan kerusakan ekosistem.
Tindakan: Hindari kontak atau percampuran dengan lingkungan yang dapat membahayakan makhluk hidup.
Contoh: Tributil timah klorida, Tetraklorometana, Bensin minyak bumi.
Simbol: N


Nama simbol : Padat Mudah Terbakar
Artinya: Benda padat yang mudah terbakar.
Contohnya : Sulfur, Asam pikrat, Magnesium.
Tindakan: Hindari panas atau bahan dan zat pereduksi yang mudah terbakar, dan hindari kontak dengan air jika bereaksi dengan air dan menyebabkan panas dan api
Itulah beberapa simbol kimia yang sangat berbahaya, semoga bermanfaat
Artikel Terkait: