Dimensi Tiga – Pendidikan Matematika
5 mins read

Dimensi Tiga – Pendidikan Matematika


Definisi Bangunan Ruang

Geometri adalah bangunan matematika yang memiliki konten atau volume. Ruang bangunan sering juga disebut bangunan 3 -dimensi karena memiliki 3 komponen utama sebagai berikut.
Bagian bangunan:

  • Sisi : Lapangan dalam membangun ruang yang membatasi antara ruang membangun dengan ruang di sekitarnya
  • Iga : Pertemuan dua kakak dalam bentuk segmen garis di ruang membangun.
  • Puncak : Inti dari hasil pertemuan tulang rusuk dengan total tiga atau lebih.

Jenis Ruang Bangun umumnya diketahui adalah:

  1. Kubus
  2. Balok
  3. Prisma
  4. Piramida
  5. Kerucut
  6. Tabung
  7. Dia

Adalah bangunan yang dibatasi oleh 6 sisi yang sama.

Karakteristik kubusantara lain:

Ø Cube adalah bangunan dengan 6 sisi yang sama besar (kongruen),

Ø Cube memiliki 6 sisi berbentuk persegi,

Ø Cube memiliki 12 tulang rusuk yang sama,

Ø Cube memiliki 8 poin sudut,

Ø Jaring kubus dalam bentuk 6 bagian persegi yang kongruen.

Formula Area Permukaan Kubus

L = 6 xr2

L: Area permukaan

R: Panjang tulang rusuk

Kubus klinis rumus

V = r3

V: Volume

R: Panjang tulang rusuk

Adalah bangun yang dibatasi oleh 6 sisi dengan ukuran panjang dan lebar

Fitur balokantara lain:

Ø Balok adalah bangunan yang terbatas pada 6 persegi panjang di mana 3 persegi panjang kongruen,

Ø Balok memiliki 6 sisi persegi panjang,

Ø Balok ini memiliki 3 pasang sisi -sisi -kongruen,

Ø Balok memiliki 12 iga,

Ø 4 iga yang sejajar dengan panjang yang sama,

Ø Balok memiliki 8 titik sudut,

Ø Jaring balok adalah 6 bagian persegi panjang.

Formula luas permukaan balok

L = 2 x [ (p x l) + (p x t) + (l x t) ]

L: Area permukaan

P: Panjang balok

L: Lebar balok

T: Tinggi balok

Formula volume balok

V = pxlxt

V: Volume Balok

P: Panjang balok

L: Lebar balok

T: Tinggi balok

Adalah bangun yang dibatasi oleh 6 sisi dengan ukuran panjang dan lebar

Fitur prismatikantara lain:

Ø Prisma adalah bangunan yang basis dan kongruen dan paralel atas,

Ø Rusuk prisma atas dan atas adalah sama dan sejalan,

Ø Rusuk prisma tegak adalah sama dan paralelnya,

Ø Rusuk prisma tegak tegak lurus terhadap pangkalan dan prisma teratas,

Ø Rusuk prisma tegak juga disebut prisma,

Ø Prisma terdiri dari prisma dan prisma segitiga.

Ø Prisma segitiga memiliki bidang dan bidang atas dalam bentuk segitiga kongruen.

Ø Prisma segitiga memiliki 5 sisi.

Ø Prisma segitiga memiliki 9 iga

Ø Prisma segitiga memiliki 6 titik sudut

Ø Jaring prisma segitiga adalah 2 segitiga, dan 3 persegi panjang.

Formula untuk luas permukaan prisma segitiga

L = Keliling Δ xtx (2 x trim δ)

L: Area permukaan

∆: segitiga dasar dan atas

T: Prisma tinggi

Volume prisma segitiga

V = trim alas xt

V: Volume

Trim Alas: trim δ = (½ AXT)

T: Prisma tinggi

Adalah bangunan yang dibatasi oleh sisi segitiga

Karakteristik Limasantara lain:

Ø Limas adalah peningkatan ruang yang memiliki banyak bidang dan dari lapangan dibentuk sisi berbentuk segitiga yang akan bertemu pada satu titik,

Ø Nama piramida ditentukan oleh bentuk pangkalan,

Ø Piramida biasa adalah piramida yang basisnya dalam bentuk aspek biasa,

Ø Ketinggian piramida adalah garis tegak lurus dari puncak piramida ke pangkal piramida,

Ø Berbagai bentuk piramida, termasuk:

  1. Segitiga Piramida (dasarnya dalam bentuk segitiga)
  2. Lima persegi panjang (basisnya persegi panjang)
  3. Piramida (pangkalan dalam bentuk kelima)
  4. Piramida piramida (basisnya ada dalam bentukFormula untuk luas permukaan piramidaL = Area dasar + luas selubung piramida

    Slip volume rumus

    V = 1/3 (trim alas xt)

    V: Volume Limas

    T: Tinggi Limas

    Adalah perbatasan yang dibatasi oleh alas berbentuk lingkaran dan selimut melengkung

    Karakteristik kerucutantara lain:

    Ø Cone adalah ruang berbentuk piramida yang alasnya adalah lingkaran,

    Ø Kerucut memiliki 2 sisi,

    Ø Kerucut tidak memiliki tulang rusuk,

    Ø Kerucut memiliki 1 titik sudut,

    Ø Jaring kerucut terdiri dari lingkaran dan segitiga.

    Formula area kerucut

    L = π r2 + π dxt

    L: Area permukaan

    R: Jari -jari lingkaran dasar

    D: Diameter lingkaran dasar

    T: Tinggi kerucut

    Formula volume kerucut

    V = 1/3 (π r2 x t)

    V: Volume

    R: Jari -jari lingkaran dasar

    T: Tinggi kerucut

    Adalah bangunan yang dibatasi oleh sisi melengkung dan lingkaran

    Karakteristik tabungantara lain:

    Ø Tabung adalah bangunan dalam bentuk prisma tegak dengan alas dan bidang atas dalam bentuk lingkaran,

    Ø Ketinggian tabung adalah jarak titik tengah bidang lingkaran dasar dengan titik tengah lingkaran atas,

    Ø Tabung tegak tabung dalam bentuk lengkungan yang disebut selimut tabung,

    Ø Jaring tabung tabung adalah 2 lingkaran dan 1 persegi panjang.

    Formula luas permukaan tabung

    L = 2 x (π r2 ) + π dxt

    L: Area permukaan

    R: Jari -jari lingkaran dasar

    D: Diameter lingkaran dasar

    T: Tinggi tabung

    Formula volume tabung

    V = 1/3 (trim alas xt)

    V: Volume

    Luas Alas: π r2

    R: Jari -jari pangkalan
    T: Tinggi tabung

    Adalah bangunan yang dibatasi oleh sisi melengkung

    Karakteristik bolaantara lain:

    Ø Bola adalah bentuk ruang setengah lingkaran bermain di sekitar garis tengah,

    Ø Bola memiliki 1 sisi dan 1 titik tengah,

    Ø Sisi bola disebut dinding bola,

    Ø Bola tidak memiliki titik sudut dan iga,

    Ø Jarak dinding ke tengah bola disebut jari,

    Ø Jarak dinding ke dinding dan melewati titik tengah disebut diameter.

    Formula luas permukaan bola

    L = 4 PR2

    L: Area permukaan

    R: Jari bola

    Bola klinis rumus

    V = 4/3 π r3

    V: Volume

    R: Jari bola



Contoh Soal

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *