Konsep Dasar Sosiologi – Pengertian, Contoh & Penjelasannya
5 mins read

Konsep Dasar Sosiologi – Pengertian, Contoh & Penjelasannya


Konsep Dasar Sosiologi – Saya akan menjelaskannya dengan jelas di artikel ini. Konsep dasar menjadi penjelas standar pengetahuan agar dapat dipahami oleh setiap siswa.

Tanpa konsep dasar yang jelas, siswa akan kesulitan memahami mengapa timbul kebingungan dan kesalahpahaman.

Konsep dapat diartikan sebagai istilah yang mengandung kata atau ungkapan untuk menjelaskan sesuatu yang mempunyai cakupan lebih luas.

Memahami Konsep Dasar Sosiologi

Konsep dasar sosiologi merupakan istilah ilmiah yang sering muncul dalam pembahasan sosiologi. Intensitas kata-kata seringkali bersifat relatif, tergantung pada fokus apa yang dibicarakan.

Inti dari diskusi mengenai perubahan sosial adalah istilah perubahan sosial yang merupakan sebuah konsep kunci. Di tengah perbincangan mengenai masyarakat digital atau komunitas internet muncullah istilah “masyarakat digital” atau “masyarakat internet”.

Artikel ini hanya akan menguraikan konsep sosiologi secara umum.

Konsep Dasar Sosiologi

konsep dasar sosiologi

1. Struktur Sosial

Struktur sosial, yaitu konsep dasar sosiologi, merupakan kumpulan unsur-unsur dasar dalam dunia sosial yang meliputi lapisan-lapisan sosial beserta nilai dan norma sosial serta interaksinya dengan pranata sosial.

Sederhananya, kita bisa melihat sebuah desa yang ramai pada malam Takbiran hingga anak-anak keluar membawa obor.

Struktur sosial masyarakat di desa dapat dikatakan didominasi oleh umat Islam yang menjalankan tradisi Takbiran pada malam hari raya Idul Fitri.

Sebagaimana telah disebutkan, struktur sosial mencakup nilai dan norma. Nilai dan norma dapat diilhami oleh agama yang menentukan kehidupan masyarakat, termasuk bagaimana tradisi suatu masyarakat dijalankan.

2. Sistem Sosial

Sistem sosial adalah proses terstruktur yang menunjukkan hubungan sosial individu dan kelompok dalam sistem lingkungan yang lebih luas.

Secara sederhana kita dapat mengartikan sistem sosial sebagai suatu model interaksi yang unik dengan masyarakat, dalam arti bahwa sistem tersebut bersifat unik dalam lingkungannya.

Sistem sosial bekerja sebagaimana adanya melalui interaksi antara individu atau kelompok.

Misalnya seseorang yang kedudukan sosialnya dihormati sebagai sekretaris desa oleh masyarakat sekitar.

Dapat dikatakan bahwa ini adalah sistem sosial yang bekerja di masyarakat pedesaan.

3. Proses Sosial

Proses sosial sebagai konsep dasar sosiologi merupakan pengaruh timbal balik dalam kehidupan bermasyarakat. Tujuan kehidupan bermasyarakat melibatkan beberapa aspek yang kompleks.

Misalnya, keputusan menyekolahkan anak dipengaruhi oleh usia anak, kondisi ekonomi keluarga, ketersediaan atau kualitas sekolah dan guru yang ada.

Proses sosial melibatkan keterkaitan beberapa aspek kompleks kehidupan sosial.

4. Lembaga Sosial

Pranata sosial atau yang biasa disebut intuisi sosial dalam konsep dasar sosiologi adalah suatu sistem yang menunjukkan terjalinnya nilai dan norma dalam rangka mewujudkan kemauan sosial atau memenuhi fungsi sosial.

Salah satu institusi sosial dalam sosiologi adalah keluarga. Di Indonesia, keluarga merupakan unit terkecil dari institusi sosial.

Dalam keluarga terdapat nilai-nilai dan norma-norma yang saling berkaitan yang berorientasi pada pemenuhan fungsi keluarga.

5. Organisasi Sosial

Organisasi sosial sebagai konsep dasar dalam sosiologi mempunyai kemiripan dengan pranata sosial.

Organisasi sosial juga dapat diartikan sebagai hubungan kerja sama antar individu yang mengendalikan pola perilaku anggotanya untuk mencapai tujuan bersama.

Sederhananya, kita juga bisa melihat perkumpulan formal seperti partai politik yang merupakan organisasi kemasyarakatan.

Atau kita bisa melihat bagaimana penggemar sepak bola berorganisasi ketika timnya bertindak sebagai organisasi sosial. Selain itu masih banyak contoh lainnya nih guys.

6. Perubahan Sosial

Perubahan sosial dalam konsep dasar sosiologi adalah perubahan struktur dan strata sosial serta hubungannya yang terjadi dalam kurun waktu tertentu.

Terbentuknya masyarakat informasi yang semula merupakan masyarakat industri merupakan salah satu contoh perubahan sosial. Perubahan struktur dan tingkatan sosial tentu saja mempengaruhi perubahan norma dan nilai, walaupun skalanya tidak selalu luas.

Perubahan ini mempengaruhi perubahan lain yang lebih kongruen, seperti perilaku individu atau kelompok.

7. Individu

Dengan kata lain, individu, pribadi atau pribadi. Individu dalam sosiologi biasanya berperan sebagai subjek atau agen. Subjek atau lembaga secara implisit mempunyai kekuasaan, kebebasan atau kemampuan untuk bertindak.

Namun kekuasaan, kemauan/kebebasan tidak ada dalam ruang hampa, melainkan selalu dalam konteks, sehingga terdapat hubungan antara tindakan subyektif dengan lingkungan, antara agensi dan struktur.

8. Masyarakat

Masyarakat dalam konsep dasar sosiologi adalah sekelompok individu yang rukun, berinteraksi secara stabil.

Asal kata komunitas berasal dari bahasa Arab yang berarti “syakara” yang berarti ikut serta. Dalam bahasa Inggris sering diterjemahkan sebagai “society”, dan dari bahasa latin “socius” yang berarti “teman”.

Walaupun berbeda istilah, hakikat masyarakat tetap sama, yaitu kumpulan individu-individu yang mempunyai pola interaksi, hubungan, dan kepentingan.

9. Kelompok

Kelompok sebagai konsep dasar dalam sosiologi semakin mendekati pengertian masyarakat yaitu sekelompok individu. Di dalam kelompok juga terdapat interaksi dan pola.

Namun penekanan dalam pemahaman kelompok selalu pada kerjasama dan kepemilikan masing-masing anggota.

Kelompok mempunyai orientasi yang sama, sehingga kerjasama lebih dominan dibandingkan persaingan.

10. Komunitas

Komunitas juga merupakan kumpulan individu. Namun dengan wilayah tertentu. Dalam perkembangannya, masyarakat lebih terikat pada kesamaan visi, minat atau bahkan hobi dibandingkan dengan wilayah.

Dikotomi konseptual yang paling populer adalah masyarakat pedesaan dan perkotaan.

Saat ini, era digital menciptakan komunitas online yang lebih relevan dengan interaksi mereka dibandingkan wilayahnya.

Konsep-konsep dasar sosiologi yang diuraikan di atas dapat dijadikan sebagai titik tolak untuk mendalami wacana sosiologi agar lebih mudah dipahami.

Baca Juga:



Contoh Soal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *