Rumus Rangkaian Paralel dan Seri Beserta Perbedaan & Contohnya
5 mins read

Rumus Rangkaian Paralel dan Seri Beserta Perbedaan & Contohnya


Rumusrumus.com Kali ini akan membahas rangkaian elektronik yang meliputi rumus rangkaian paralel dan seri seri beserta contoh gambar kedua rangkaian serta tata cara pemasangan komponen listrik dengan benar. Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini

Komponen suatu rangkaian listrik atau rangkaian elektronik dapat dihubungkan dengan berbagai cara. Dua jenis yang paling sederhana adalah rangkaian seri dan paralel.

  1. Jaringan seri yaitu suatu rangkaian yang disusun secara paralel
  2. Rangkaian paralel Yaitu rangkaian yang disusun secara sederhana, rangkaian paralel diartikan sebagai rangkaian listrik yang seluruh bagiannya dihubungkan secara tersusun. Akibatnya pada rangkaian paralel terbentuklah cabang di antara sumber arus listrik

Komponen-komponen yang disusun secara seri akan dihubungkan melalui satu jalur, sehingga aliran arus listrik akan mengalir ke seluruh komponen. Pada rangkaian paralel, tegangan yang melewati setiap komponen adalah sama, dan arus total adalah banyaknya arus yang melewati setiap komponen.

rangkaian paralel
rangkaian paralel

Rumus

Rumus rangkaian paralel

1/Rp = 1/R1 + 1/R2 + …

Deskripsi rumus:
Rp adalah hambatan total rangkaian seri (Ohm atau Ω)
R1 adalah resistansi 1 (Ohm atau Ω)
R1 adalah resistansi 1 (Ohm atau Ω)
R2 adalah hambatan 2 (Ohm atau ω)

Serangkaian rumus jaringan

Rs = R1 + R2 +….

Deskripsi rumus:
Rp adalah hambatan total rangkaian seri (Ohm atau Ω)
R1 adalah resistansi 1 (Ohm atau Ω)
R1 adalah resistansi 1 (Ohm atau Ω)
R2 adalah hambatan 2 (Ohm atau ω)

Karakteristik jaringan paralel

  • Ciri-ciri rangkaian paralel adalah seluruh komponen listrik dipasang secara tersusun atau paralel.
  • Pada rangkaian paralel arus yang mengalir pada setiap cabang berbeda-beda.
  • Setiap komponen dihubungkan pada kutub positif dan kutub negatif sumber tegangan, artinya semua komponen mendapat tegangan yang sama. Sedangkan hambatan total menjadi lebih kecil dibandingkan hambatan masing-masing komponen listrik.

Contoh gambar rangkaian paralel

Gambar rangkaian paralel pada lampuGambar rangkaian paralel pada lampu
Gambar rangkaian paralel pada lampu
gambar rangkaian paralel pada bateraigambar rangkaian paralel pada baterai
gambar rangkaian paralel pada baterai

Kelemahan dan kelebihan rangkaian paralel

  • Keuntungan menggunakan rangkaian paralel adalah jika saklar dimatikan, maka tidak semua komponen mati kecuali komponen yang terhubung pada saklar yang dimatikan, misalnya lampu.
  • Selain itu, jika ada salah satu cabang atau komponen kelistrikan yang putus atau rusak, maka komponen lainnya tetap berfungsi. Karena masih ada cabang lain yang dapat dialiri arus listrik dan komponen yang tak terlupakan masih mempunyai hubungan dengan kedua sumber tegangan tersebut.
  • Kerugian dari rangkaian paralel adalah dibutuhkan lebih banyak kabel atau penghantar listrik untuk menyusun keseluruhan rangkaian.

Perbedaan seri paralel dan seri

perbedaan seri paralel dan seriperbedaan seri paralel dan seri
perbedaan seri paralel dan seri

Cara menyusun komponen kelistrikan

Rangkaian seri dan paralel dapat dengan mudah dikenali dengan mengetahui bentuk pemasangan komponen kelistrikannya. Komponen-komponen listrik pada rangkaian seri disusun secara berurutan atau berjajar. Sedangkan rangkaian paralel komponen kelistrikan dipasang atau dijajarkan sehingga setiap bagian mempunyai cabangnya masing-masing. Cabang-cabangnya dihubungkan dengan sumber listrik sebagai sumber energi listrik.

Pada rangkaian paralelarus yang mengalir ke setiap cabang berbeda besarnya. Karena setiap cabang dihubungkan ke kutub positif dan kutub negatif pada catu daya, maka tegangan untuk setiap bagian adalah sama.

Pada jaringan serikabel penghubung seluruh komponen tidak bercabang sepanjang rangkaian sehingga arus listrik hanya mengalir satu arah atau satu arah. Arus listrik yang mengalir disini akan sama tetapi tegangan atau beda potensialnya berbeda. Tegangan pada rangkaian seri merupakan hasil penjumlahan tegangan masing-masing hambatan dimana nilai hambatan diperoleh dengan membagi tegangan dengan kuat arus.

Penggunaan kabel dan sakelar

Jaringan seri Disebut juga rangkaian hemat biaya karena tidak memerlukan banyak kabel dan saklar untuk memasang komponen kelistrikan pada rangkaian ini. Rangkaian seri ini umumnya terdapat pada instalasi listrik di rumah seperti baterai remote TV dan senter.

Rangkaian paralel akan membutuhkan banyak kabel dan saklar karena rangkaian ini mempunyai jumlah cabang yang cukup banyak. Oleh karena itu rangkaian listrik model ini termasuk dalam rangkaian listrik mahal. Jika ditilik dari segi biaya, poin ini menunjukkan keunggulan rangkaian listrik yang dipasang seri dibandingkan rangkaian paralel. Jika pertimbangannya adalah pertimbangan ekonomi, maka rangkaian rangkaian untuk penerangan rumah tangga sangat direkomendasikan.

Kontinuitas komponen listrik

Kontinuitas seri seri

Pada rangkaian seri, bila saklar dimatikan maka seluruh komponen kelistrikan mati. Hal ini dikarenakan arus yang mengalir dari catu daya berjalan searah tanpa ada alternatif jalur lain arus listrik tersebut. Otomatis ketika saklar mati, lampu yang satu mati maka lampu yang lain juga ikut mati.

Kontinuitas rangkaian paralel

Sebaliknya pada rangkaian listrik paralel, jika salah satu lampu padam maka lampu pada cabang yang lain akan tetap menyala karena setiap cabang pada rangkaian paralel terhubung langsung dengan kutub positif dan catu daya negatif. Jika saklar pada lampu rangkaian paralel dimatikan, maka lampu yang mati hanya lampu yang dekat dengan saklar. Titik ini merupakan salah satu kelebihan rangkaian paralel dibandingkan rangkaian seri.

Kendala total

Jika disusun secara seri maka arus akan mengalir melalui setiap hambatan. Untuk mengetahui hambatan total, jumlahkan langsung masing-masing hambatan/resistor (R). Berbeda halnya jika disusun dengan rangkaian paralel, arus pada rangkaian ini mempunyai banyak cara untuk sampai pada ujung kabel yang terhubung dengan suplai Dayu, sehingga hambatan totalnya lebih kecil dari setiap hambatannya.

Jaringan seri

Artinya untuk mengetahui hambatan total kita harus menjumlahkan hambatan 1, hambatan 2 dan seterusnya hingga hambatan ke-n. Itulah sebabnya hambatan total akhirnya lebih besar dari hambatan terbesar dalam rangkaian tersebut.

Rangkaian Paralel:

Artinya hambatan total pada rangkaian paralel adalah satu hambatan satu per satu ditambah satu hambatan dua banding satu hambatan n sehingga nilai hambatan totalnya lebih kecil dari hambatan terkecilnya.

Catatan: R adalah resistor atau hambatan dengan satuan Ohm

Demikian penjelasan artikel ini, semoga bermanfaat

Baca juga:



Contoh Soal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *